Upcoming Event
Tampilkan postingan dengan label Tulisan Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Rindu
Juara 1 Ayo Menulis BEM FKG Unsyiah
Rindu
Oleh : toni
khairul ihsan (2017)
Kata berhamburan
deras tanpa tujuan
Sajak ini seolah
terajut menanti lelah
Dan senja menyaksikan
detik
Yang seakan
menghujam, menderu hingga sendu
Tabir Bulan
Berkerut dipenjuru
lautan bintang
Mega memang terang
Ini Hanya memori
penuh imaji
Ilusi berulang yang
terpaksa ku kemas sebagai
Fiksi.
Sepeninggal egoku
semalam
Diantara rerimbunan
sunyi
Aku bersembunyi
merantai diri
Tertunduk aku di
pekat malam
Murung disikut
pijaran laksana waktu
Seakan tersudut dihamparan
gurun
Entah dimana …
Selaput mata membasah
Pikiran mulai
mengangkasa, dan
Doa mulai memekarkan
namamu
Bahkan ….
Ia terus dan terus
mengotak-atik otakku
Seolah berputar dalam
semesta kepala
Yang kuterjemahkan
sebagai
Rindu?
Entahlah
Atau hanya kecerobohan
kala aku tengah berkemas-kemas
Saat bermalam
dipenginapan hatimu malam itu
Waktu kini seolah
mengibarkan bendera perang
Dalam dimensi jarak
ia semakin membebani
Semakin lama semakin
merompak diri sendiri
Rindu
Tunjukan wujudmu
Agar kita dapat
bertarung dengan adil
Maka begitulah
kekliruan yang aku perbuat
Perihal
merindumu yang ternyata masih
Dan keinginan temu
yang tak kunjung habis
Kemudian
Aku berhenti memakai
pena
Sebab rindu tak butuh
tinta
Ia butuh kita
5 TIPS “HOW TO SURVIVE BEING A DENTAL STUDENT”
Juara 2 Ayo Menulis BEM FKG Unsyiah
5 TIPS “HOW TO SURVIVE BEING A DENTAL STUDENT”
Oleh : Hafidha suhaila (2016)
Menjadi
mahasiswa identik dengan tugas yang banyak, tingkat kemandirian dan kedewasaan
harus semakin bertambah, setumpuk beban pikiran yang terus menggunung, juga
kewajiban yang semakin besar.
Tidak terbohongi pula dengan beban biaya
kuliah, dan masalah pribadi lainnya. Jujur saja, Tidak ada cara lain selain
menjadi tangguh, terutama pula untuk mahasiswa dan mahasiswi kedokteran gigi
yang spesifikasi beban dan pembiayaan hal sehari hari termasuk dalam katagori
‘harus benar benar kuat’. Dengan banyaknya beban dan juga tuntutan yang besar,
bagaimana caranya agar dapat terus kuat untuk survive menghadapi kehidupan di FKG?
ini
nih, sedikit tipsnya..
Pertama, teguhkan niat dan ingat kembali mengapa kita
memilih jurusan ini.
Alasan
alasan dan semangat lama, jangan pernah dilupakan. Mungkin dulu seseorang
mahasiswa FKG sangat bersemangat kuliah karena bercita cita ingin menyembuhkan
orang yang kesakitan karena giginya infeksi, atau ingin membuka klinik gigi
yang bagus sehingga dapat menolong orang banyak. Tentu saja kekuatan motivasi
itu sangat berpengaruh dalam menggerakkan hati seseorang. terasa berat atau
tidaknya sesuatu juga berdasarkan sudut pandang masing masing pula. Intinya,
teruslah bersemangat.
Kedua, jangan lupakan jasa orang tua.
Ketika
mulai jenuh dan capek dengan segala rutinitas, ingat kembali, orang tua yang
berusaha keras untuk bisa membuat kita belajar dan menuntut ilmu di fakultas
ini. Meskipun terkadang hasil tidak sama dengan yang kita rencanakan setidaknya
jangan pernah berhenti berusaha untuk memperoleh hasil yang terbaik demi orang
tua. Percayalah, hasil tidak akan mengkhianati usaha, mungkin tidak sekarang,
namun nanti sebentar lagi.
Ketiga, jangan lupa ibadah dan selalu berdoa kepada
Allah.
Ketika
berusaha dan menghadapi segala permasalahan di bangku kuliah dan dimana saja,
jangan lupa untuk mendekati diri kepada Allah, karena dengan begitu hati dapat
menjadi lebih tenang dan lebih siap untuk menghadapi segala kondisi. juga
mintalah semuanya kepada Allah, karena hanya pada Allah lah sebaik baik tempat
meminta.
“Berdoalah
kepada-ku. Niscaya akan kuperkenankan bagimu…” (surah Al Mu’min (40) ayat 60)
Keempat, atur strategi keuangan dan belajar.
Sudah
menjadi rahasia umum, barang barang kebutuhan di FKG sangat lah mahal, karena
itu tidak ada salahnya untuk menabung dari awal, atau memulai berjualan barang
barang ringan kepada sesama mahasiswa, sehingga kebutuhan kebutuhan untuk
membeli alat bisa sedikit lebih ringan. Dan yang terpenting adalah menjaga
barang barang pribadi seperti halnya barang skills lab, ukurannya yang dominan
kecil tentu mempersulit pencarian apabila barang tersebut hilang, dan kemudian
jangan lupa membersihkan peralatan peralatan yang sudah dipakai agar tidak
cepat rusak. dan jangan dibiarkan berceceran.
Kelima, yakinlah kuliah di FKG tidak akan menghalangi
hobi hobimu.
Hobi
seseorang terkadang harus kandas dan tidak bisa dikembangkan karena alasan
kesibukan dan susah untuk mendapat waktu yang tepat. Semisalnya, hobi
berbelanja, hobi bermusik, hobi membuat cerita cerita menarik, hobi
berorganisasi atau bahkan talenta yang lebih luar biasa lainnya. Terkadang kita
merasa cepat lelah dan jenuh dengan semua aktivitas. Fokus utama tentu saja
adalah kuliah, namun jangan lupakan hobi itu ada untuk membuat hidup menjadi
lebih indah, kembangkan potensi, jangan ragu mengikuti seminar, panggung teater
ajang pentas atau perlombaan perlombaan sesuai dengan kesukaan masing masing
pribadi jika memungkinkan. coba atur ulang waktu waktu yang terpakai untuk
menyenangkan diri, dengan demikian kita akan merasa lebih senang dan bahagia
ketika kita menjadi anak FKG.
Semoga
bermanfaat,,
SEBENING AIR MATA
juara 3 Ayo menulis BEM FKG Unsyiah
SEBENING AIR MATA
By: Hariyati (2016)
Mata yang sudah tak elok dilihat
Wajah yang sudah lelah
Bahkan tangan yang lunglai
Demi tulisan yang menjadi seperti bangunan reot kayu tua
Waktu demi waktu
Tahun demi tahun
Bulan demi bulan
Minggu demi minggu
Hari demi hari
Jam demi jam
Menit demi menit
Bahkan
Detik demi detik
Kertas putih yang sobek
Air mata yang terus mengalir
Apa dia harus berhentiiiii
No!!
It”s not time to stop it!
Tapi dia memiliki 2 baja dalam hidupnya
Ridha ilahi dan ridha ayah dan ibu nya
Barangkali orang tua lalui paceklik
Pada sebuah gurun bermula
Menumpahkan keringat yang tak sedikit
Banting tulang tanpa kenal
Apa itu senja
Apa itu petang
Yang ia tau hanya “anakku berjaya”
Pada sepertiga langit berwarna jingga
Satu malam yang sunyi nan khusyuk
Sembunyi rasa harap kepada Sang Al Mujib
Harap sang buah hati beruntung
Gol dalam segala pilu kesah yang menghadang
Tertegun heran mengingat itu
Tak sadar ia ucap
I-i-i-b-u-u
A-a-a-a-y-a-a-h-h
Y-a-a il-aa-h-ii R-r-a-a-b-b-i-i
Menangis dia pada Sang Maha di ujung malam
Pada malam yang hana nan naïf
Derit pilu pun dimunajatkan pada Sang langit jingga
Hingga dia lupa akan pilu kesah
Hatimu bergemuruh didengar Sang Langit Jingga
Angkuh disobek sang malam
Awalan yang klop menginjak bait yang pedas
Terima saja apa yang dituai
Tak sudah dari keinginan yang tak waras
Lepas setahun lebih, dia suarakan ambisi kepada Sang Maha
Yang dituangkan dan dituntun tahajud
Sepertiga langit jingga
Bergejolak dihantam harap dan surut di gulung ragu
Lebih satu per seratus abad
Ia lipat rapi terai bertekuk lutut atas segalanya
Langit selalu member isyarat
Kepada yang dipuja
Tapi, harus merela
Digandeng di bawah sendunya senja
Hingga akhrinya menggayuk kemakbulan
Di ujung bait
Bandingkan
Pahit pada segelas kopi tanpa seduhan gula
Dengan harapan yang dilumuri pekatnya kecewaan
Hingga akhirnya tetesan air mata menjadi emas, perak
Never give up!
You are the winner!
Kesan-Kesan #Baksosnas2013
Oleh: Ridha Rosmarna Dewi
Assalamu’alaikum wr.wb...
Saya mewakili
teman-teman angkatan 2012 sangat berterima kasih kepada panitia yang telah sudi
kiranya mengikut sertakan kami dalam acara BAKSOSNAS 2013. Ini merupakan suatu
penghormatan dan penghargaan yang sangat besar bagi kami. Banyak pengalaman dan
pelajaran yang kami dapatkan dari kegiatan ini diantaranya kami merasakan
indahnya persaudaraan, indahnya ukhwah islamiah, indahnya kebersamaan, indahnya
berbagi. Dari kegiatan ini juga kami mengerti arti disiplin, arti betapa berharganya
waktu karena setiap kegiatan kami baik
makan, mandi, bahkan tidur sangat dibatasi oleh waktu. Kami tidur di ruang yang
bahkan sangat kecil untuk puluhan peserta dengan kamar mandi sumbat yang juga
hanya ada satu untuk puluhan peserta, bisa dibayangkan betapa menderitanya kami
pada saat itu. Namun semua penderitaan itu terbayar dengan sambutan hangat
warga gampong Ule Glee, yang menyambut kami dengan senyuman ramah yang mampu
menghapus semua kelelahan dan penderitaan yang kami rasakan. Kami juga sangat
kagum kepada anak-anak gampong Ule Gle terutama anak-anak didik kami ketika
penyuluhan DHE. Mereka sangat cepat menangkap apa yang kami jelaskan bahkan
mereka sangat aktif menunjukkan siapa dirinya. Dalam waktu singkat kami dan
mereka telah akrab dan kami merasakan telah menemukan sosok keluarga baru.
Kemudian ada salah satu dari adik-adik penyuluhan yang memanggil saya dengan
sebutan “ibuk”, saat itu saya langsung
menahan rasa senang dan sedih, senang karena saya dipanggil ibuk yang berarti
dalam pandangan mereka saya telah sukses menjelaskan seperti guru-guru mereka
di sekolah, di lain sisi saya merasa sedih apakah wajah saya terlalu tua
sehingga adik-adik lucu itu memanggil saya dengan sebutan “ibuk”.
Selain itu hal yang
sangat berkesan adalah mendaki tanjakan yang lumayan tinggi untuk menuju
rumah-rumah warga untuk melakukan home visit. Ketika kami melakukan home visit,
mereka berpikir kami adalah dokter-dokter muda yang melakukan pemeriksaan ke
rumah-rumah mereka, bahkan ada diantara mereka memanggil kami dokter, ketika
mendengar kata-kata itu semangat pengabdian kami kepada masyarakat semakin
berkobar, keringat-keringat yang mengalir seakan mengering, dan senyum-senyum
kami pun merekah. Hidup PSKG...! Hidup PSMKGI...! Sepanjang jalan pulang dari
rumah warga saya khususnya merasa sedih karena harus meninggalkan pemukiman dan
dayah karena kenangan manis yang telah terukir indah dalam waktu yang begitu
singkat, saya seakan-akan merasakan inilah keluarga saya, inilah kampung
halaman saya. Namun kesedihan itu lagi-lagi terbayar oleh adik-adik lucu.
Sepanjang kepulangan kami ke penginapan mereka melambai-lambaikan tangan sambil
berlari-lari bersorai-sorai “dadaah... dadaah...” layaknya kami adalah
segerombolan artis kota yang masuk desa. Ya semua kenangan dan pelajaran ini
akan terus kami kenang hingga kami benar-benar menjadi seorang dokter bahkan
setelah itu.
Pesan kami semoga BAKSOSNAS
ke depannya lebih lancar dan lebih sukses dari sebelumnya, semoga persaudaraan
yang telah terukir antara kita semua
baik delegasi dengan delegasi, delegasi dengan panitia, delegasi dengan
peserta, panitia dengan peserta, peserta dengan peserta, delegasi dengan warga,
panitia dengan warga, bahkan peserta dengan warga tidak hanya terjalin pada
kegiatan BAKSOSNAS 2013 ini. Salam pengabdian!Ikan Tepung Peningkat Intelegensia
Kontributor: Risa Rahma Putri
Ini hanyalah catatan yang berisikan pikiran dua anak
manusia *takperlumenyebutkannama* yang sedang dilanda kerisauan dalam mencari
dan mentransletekan bahan kedalam bahasa ayah ibu mereka.
sedikit cerita dibawah ini pernah terjadi dalam
keseharian mereka. Makanya cerita ini dipublish.. mencegah penyalahgunaan alat
hingga menjadi seperti ini. Agegegegee :D
yaaah.. catatan ini masih jauh dari kesempurnaan. Maka
dari itu, sangat diharapkan saran tapi tidak kritik untuk catatan ini. Terima
kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu membaca catatan ini.
Beli ikan dipasar, tawar dengan harga semurah mungkin.
Toh ini juga untuk meningkatkan intelegensia anda.
bawa pulang ikan kerumah, usahakan bersihkan sendiri.
bersihkan ikan dengan menggunakan NaOCl 2.5 % untuk
membersihkan kotoran dan darah yang menempel. Kemudian Jika anda
kesulitan dalam mem”pesiang” dan memotong ikan dan sekawanan pisces lainnya
dengan menggunakan pisau biasa, coba pergunakan scalpel dengan mata pisau no 12
karena berdasarkan pengamatan mereka berdua, alat itu lebih cocok dan akan
menghasilkan irisan daging yang bagus, lembut strukturnya dan lebih kenyal..
potong ikan diatas mixing slab. Nah selanjutnya jika anda kebingungan ikan-ikan
yang telah dipesiang mau dibawa kemana, ayo coba resep dari mereka berdua. Ikan
tepung gipsum tipe 3.. warnanya biru boo.. Nah ikan-ikan yang udah
dipotong-potong menjadi beberapa bagian tadi, coba masukkan ke dalam larutan
garam made in japan (yang biasa dipake untuk cairan fixer).. biar ga amis. Pake
jeruk nipis uda ga jaman lagi..
kemudian setelah 2 menitan gitu, sediakan bowl dan
spatula serta tepung bumbu yaitu gips tipe 3. Masukkan air terlebih dahulu
kedalam bowl, kemudian baru masukkan gips tipe 3 sesuai selera. Aduk selama 3
menit menggunakan spatula.. setelah itu jika tepung dirasakan sudah bewarna
biru langit, maka masukkan ikan-ikan tadi.. usahakan tepung merata pada
seluruh tubuh ikan. nah selagi memasukkan ikan dalam tepung, siapkan ner baken
yang di panaskan di atas lampu spiritus yang menyala. Nyala api sedang
aja(macam bisa diator –“) . Tuangkan cairan developer secukupnya untuk
menggoreng ikan..
Selagi menunggu cairan developer memanas, lanjutkan
menyelimuti ikan dengan tepung sebelum ikannya hidup lagi. 3 menit kemudian
masukkan ikan yang telah dilumuri tepung kedalam ner baken. Masukkan satu
persatu. Sekalian boleh juga jika ukuran nier baken memungkinkan. Bolak balikan
ikannya menggunakan spatula. Selagi menunggu ikan matang, siapkan sambalgam
lado. Ambil kapsul yang berisikan bumbu-bumbu dapur. Letakkan didalam
blendermator. Setting waktunya 10 detik. Setelah 10 detik buka kapsul dan
pastikan bumbu telah tercampur sempurna.
Kira-kira ikan yang tadi di goreng pasti udah matang.
Segera angkat.. angkat terlebih dahulu ikan yang telah bewarna biru sedikit
kecoklatan. Yaa, kayak langit biru pas matahari terbenam. Sunset. Tau sunset
gak? Ga tau? Ndesoo.. ndeso reamer!
Angkat ikan-ikan tadi, dan hidangkan dalam cawan
petri. Ikan siap untuk dimakan.
berikut ada tambahan variasi. untuk bumbu variasi
pertama, kapsul di atas tadi di buka dan isi kapsul tadi dituangkan di atas
ikan.
variasi kedua, tuangkan bumbu dalam kapsul ke dalam
dappen glass. Kalau mau makan, ikan tadi di colek di bumbu di dalam dappen
glass.
untuk penutup, sediakan puding yang dibuat dari
campuran akrilik dan liquidnya yang dimuat dalam cucing bertutup. Aduk akrilik
tadi dengan semen spatel plastis. Aduk kira-kira hingga viskositasnya dirasakan
cukup.
selamat menikmati.
Salam hangat,
mahasiswi -labil removable dan narsis kronik
supuratif serta narsis akut removable memadat-
CI LUP BA Blok Baru! Seragam seragam?
Blok baru sudah dimulai ni... masing-masing angkatan pasti punya cerita sendiri menghadapi "perang" berikutnya. mungkin ada yang menyiapkan senjata pamungkas khusus, lecron anti baja, sonde pencakar bumi? hihi whatever lah! :-p
Tjut Aqhsa Annatasya (Blok 4)-kesan pesan masuk blok 4.....
mmmh apa yaaa? belum kerasa kerasa banget sih karena baru aja masuk blok 4.
Tapi karena blok 4 merupakan blok "ILMU KEDOKTERAN GIGI DASAR" pasti
perasaannya deg-degan karena kan dasar dari semua cabang ilmu kedokteran gigi
ya ada di blok 4 ini. Kesan pertama liat jadwal mungkin ya... Lumayan 'hening'
juga sih karena ternyata jadwalnya cukup padat dan banyak banget bahasan yang
dipelajarin itu bukan bahasan yang pernah di pelajarin waktu SMA, tapi diantara
perasaan hening yang ga ada maksudnya itu terselip perasaan seneng juga
"Finally, belajar ilmu yang sangat menjurus". Kalo denger dari kakak
dan abang leting sih katanya blok 4 tuh blok galau, tapi saya sendiri belum tau
galaunya dimana karena sejauh ini saya belum nangis nangis dibawah shower gara
gara galau gabisa nemuin gigi nomer 37 (LOL) skip. Tapi feeling saya sih
kedepannya blok 4 ini pasti bakalan seru banget karena pelajarannya yang lebih
menjurus dan teorinya disertai praktikum dan skill lab juga, beda sama blok
sebelumnya yang udah saya lewatin. Ya semoga aja saya bisa melalui blok 4 ini
dengan baik dan benar terus nilainya bagus hehhee."
Sekarang saya sudah masuk blok 8 yaitu belajar
tentang tumbuh kembang anak, nah blok ini saya
yakin juga bakal tidak
kalah berkesannya dengan blok sebelumnya karena pada blok ini kita akan tau
banyak hal tentang pertumbuhan anak, psikis
anak, perilaku anak dsb. Blok 8 ini termasuk blok yang
sangat menantang bagi saya sendiri, dimana kita dibimbing oleh dosen yang sangat
tegas dan kita memang diwajibkan mengerti semua akan hal yang dipelajari, dan
saya rasa memang sudah kewajiban kita untuk belajar dengan giat. Kata
kawan2 juga blok ini sangat menyeramkan, yaitu karena tidak toleransi dalam penilaiannya.
Jadi
tidak ada hal yang bisa dibantu dalam blok ini kecuali memang dari diri kita
sendiri. Ya
tapi diblok ini kita didukung oleh jadwal yang tidak begitu padat seperti blok
5 dan 6 sebelumnya. Walaupun
kita di dukung oleh jadwal yang tidak begitu padat, bukan berarti kita
mempunyai waktu dalam hal bermain. Saya pribadi, memang sudah sangat berkurang
waktu bermain terutama kumpul sama teman2. S aat
ini saya juga dipercayai bergabung dalam organisasi himpunan yaitu HIMAKAGI.
Pada blok ini saya harus pandai membagi waktu antar belajar, organisasi
dan bermain, itu merupakan hal yang sangat sulit bagi saya, namun
pada kesempatan ini saya akan mencoba untuk menjadi lebih baik dalam hal apa
saja. Kesan
yang sangat menyenangkan bagi saya pada blok ini yaitu karena adanya skillab
sefalometri, dimana
kita mentracing sefalogram dan nantinya kita akan menentukan titik2 dan sudut2
pada craniofacial. Ya disini saya sangat hobi dalam menggambar sejak dari
kecil, walaupun sebenarnya saya juga tidak terlalu mahir dalam menggambar. Nah mencoba untuk lebih menikmati pada saat
skillab. Disini juga kita mereview pengetahuan kita tentang anatomi kepala. Ya intinya pada blok ini kita harus belajar
dengan giat, pandai memanage waktu agar blok 8 ini lulus dengan nilai yang
sangat memuaskan. Sekian"
Risa Rahma Putri (Blok 12)-Ujian penyakit
mulut dalam blok 11 pada tanggal 5 April terlewati sudah. Dan eng-ingg-engg,
selamat datang blok 12 dengan tema yang sama, oral surgery dan oral medicine.
Karena sesungguhnya kita itu dituntut untuk lebih baik dari hari kemarin agar
tidak menjadi orang merugi, maka kalau ditanya perasaan saya kala itu, adalah
sangat semangat menyambut kedatangan blok 12 ini, selayaknya semangat mahasiswa
saat menyambut liburan akhir semester. Semangat untuk lebih baik lagi dalam
dunia per-tutorial-an (?), dunia skills lab, dan dunia lainnya. Semangat untuk
menambah ilmu yang belum dipelajari sebelumnya. Tapi Saat buku BPKM (Buku
panduan kegiatan mengajar) dan BPSL (Buku panduan skills lab) ditangan, maka
yang terjadi bukan membaca dulu blok ini bakal membahas apa saja, melainkan
mata ini akan jelajatan melihat halaman terakhir buku yang berisikan jadwal
blok. Tentunya melihat apakah jadwal blok ini banyak libur :D
yuk, mari kita baca celotehan mereka!
Tjut Aqhsa Annatasya (Blok 4)-kesan pesan masuk blok 4.....
mmmh apa yaaa? belum kerasa kerasa banget sih karena baru aja masuk blok 4.
Tapi karena blok 4 merupakan blok "ILMU KEDOKTERAN GIGI DASAR" pasti
perasaannya deg-degan karena kan dasar dari semua cabang ilmu kedokteran gigi
ya ada di blok 4 ini. Kesan pertama liat jadwal mungkin ya... Lumayan 'hening'
juga sih karena ternyata jadwalnya cukup padat dan banyak banget bahasan yang
dipelajarin itu bukan bahasan yang pernah di pelajarin waktu SMA, tapi diantara
perasaan hening yang ga ada maksudnya itu terselip perasaan seneng juga
"Finally, belajar ilmu yang sangat menjurus". Kalo denger dari kakak
dan abang leting sih katanya blok 4 tuh blok galau, tapi saya sendiri belum tau
galaunya dimana karena sejauh ini saya belum nangis nangis dibawah shower gara
gara galau gabisa nemuin gigi nomer 37 (LOL) skip. Tapi feeling saya sih
kedepannya blok 4 ini pasti bakalan seru banget karena pelajarannya yang lebih
menjurus dan teorinya disertai praktikum dan skill lab juga, beda sama blok
sebelumnya yang udah saya lewatin. Ya semoga aja saya bisa melalui blok 4 ini
dengan baik dan benar terus nilainya bagus hehhee."
Muhammad Reza Kamal (Blok 8)- Setelah perjalanan dari blok pertama, sekarang saya sudah sampai blok 8 yaitu
belajar tentang pedodonsia. Banyak hal yang telah dilewati dari pertama blok,
nah yang paling berkesan di sini dalam proses
perjalan belajar saya yaitu blok 5, 6 dan 7 dimana
saya tutorial dan skillab bersama orang2 yang sangat berharga bagi saya yaitu
kawan2 dekat saya. *hihi
Risa Rahma Putri (Blok 12)-Ujian penyakit
mulut dalam blok 11 pada tanggal 5 April terlewati sudah. Dan eng-ingg-engg,
selamat datang blok 12 dengan tema yang sama, oral surgery dan oral medicine.
Karena sesungguhnya kita itu dituntut untuk lebih baik dari hari kemarin agar
tidak menjadi orang merugi, maka kalau ditanya perasaan saya kala itu, adalah
sangat semangat menyambut kedatangan blok 12 ini, selayaknya semangat mahasiswa
saat menyambut liburan akhir semester. Semangat untuk lebih baik lagi dalam
dunia per-tutorial-an (?), dunia skills lab, dan dunia lainnya. Semangat untuk
menambah ilmu yang belum dipelajari sebelumnya. Tapi Saat buku BPKM (Buku
panduan kegiatan mengajar) dan BPSL (Buku panduan skills lab) ditangan, maka
yang terjadi bukan membaca dulu blok ini bakal membahas apa saja, melainkan
mata ini akan jelajatan melihat halaman terakhir buku yang berisikan jadwal
blok. Tentunya melihat apakah jadwal blok ini banyak libur :D
Untuk jadwal
perkuliahan di blok 12 ini juga tidak banyak yang berubah dan tidak ada yang
ditambah dari blok sebelumnya, tetap ada namanya diskusi tutorial 1 dan 2,
skills lab dua kali/minggu, kuliah pakar, pleno, reinceforment juga tak lupa
mandiri terstruktur. Tapi yang harus di bold juga di garis bawahi kalo perlu di
italic-kan (juga) disini semangat + kerajinan untuk menambah ilmunya harus
ditambah.
Tidak perlu
stress yang berlebihan dalam belajar. Juga tidak perlu merasa berat untuk
menjalani perkuliahan. Yah, walaupun tidak senikmat coklat, anggap aja belajar
dan kuliah itu senikmat mie ramen atau apapun kesukaan anda. Jadi ya, tetap
menikmati aja masuk blok 12 ini. Apalagi sudah dikatakan sama dokternya, kita
akan bersenang-senang di blok ini. Perlu diperhatikan, arti senang-senang
disini bukanlah proses belajar mengajar akan diganti tempat ke pantai lhokme.
Juga yang baru memasuki blok 8 dan blok
4, ga perlu stress-stress mikirin belajar. Lihat nih senior-senior kalian yang
sebelumnya juga pernah menempati posisi kalian, asal sabar dan mau berusaha
insya allah kalian akan sampai juga ke posisi kami sekarang.
Karena kampus kita punya 14 blok yang harus diselesaikan untuk mendapatkan eskage, maka berada di blok 12 sekarang ini juga sedikit deg-deg-ser sih. Berarti langkah menuju pembuatan proposal, seminar, penelitian hingga pembuatan skripsi itu sudah didepan mata. Buat teman-teman seperjuangan 2010, ayo sudah bisa nih untuk memikirkan langkah kita kedepan nantinya bagaimana, akan mengambil bidang apa untuk penelitian dan skripsi, dan tentu saja menargetkan untuk segera selesai awal januari 2014 nanti, bersama-sama, amin!"
Karena kampus kita punya 14 blok yang harus diselesaikan untuk mendapatkan eskage, maka berada di blok 12 sekarang ini juga sedikit deg-deg-ser sih. Berarti langkah menuju pembuatan proposal, seminar, penelitian hingga pembuatan skripsi itu sudah didepan mata. Buat teman-teman seperjuangan 2010, ayo sudah bisa nih untuk memikirkan langkah kita kedepan nantinya bagaimana, akan mengambil bidang apa untuk penelitian dan skripsi, dan tentu saja menargetkan untuk segera selesai awal januari 2014 nanti, bersama-sama, amin!"
Nah, itu tadi curahan beberapa mahasiswa KG Unsyiah menghadapi blok baru ini... Gimana dengan kamu? silakan komen di bawah ya! ^^ (hz)

