Upcoming Event

Upcoming Event

Tampilkan postingan dengan label Tulisan Mahasiswa. Tampilkan semua postingan

Rindu

 Juara 1 Ayo Menulis BEM FKG Unsyiah

Rindu
Oleh : toni khairul ihsan (2017)

Kata berhamburan deras tanpa tujuan
Sajak ini seolah terajut menanti lelah
Dan senja menyaksikan detik
Yang seakan menghujam, menderu hingga sendu

Tabir Bulan
Berkerut dipenjuru lautan bintang
Mega memang terang

Ini Hanya memori penuh imaji
Ilusi berulang yang terpaksa ku kemas sebagai
Fiksi.

Sepeninggal egoku semalam
Diantara rerimbunan sunyi
Aku bersembunyi merantai diri

Tertunduk aku di pekat malam
Murung disikut pijaran laksana waktu
Seakan tersudut dihamparan gurun
Entah dimana …

Selaput mata membasah
Pikiran mulai mengangkasa, dan
Doa mulai memekarkan namamu

Bahkan ….
Ia terus dan terus mengotak-atik otakku
Seolah berputar dalam semesta kepala
Yang kuterjemahkan sebagai
Rindu?

Entahlah
Atau hanya kecerobohan kala aku tengah berkemas-kemas
Saat bermalam dipenginapan hatimu malam itu

Waktu kini seolah mengibarkan bendera perang
Dalam dimensi jarak ia semakin membebani
Semakin lama semakin merompak diri sendiri

Rindu
Tunjukan wujudmu
Agar kita dapat bertarung dengan adil

Maka begitulah kekliruan yang aku perbuat
Perihal merindumu  yang ternyata masih
Dan keinginan temu yang tak kunjung habis

Kemudian
Aku berhenti memakai pena
Sebab rindu tak butuh tinta

Ia butuh kita
Senin, 30 Oktober 2017
Posted by Unknown

5 TIPS “HOW TO SURVIVE BEING A DENTAL STUDENT”

Juara 2 Ayo Menulis BEM FKG Unsyiah 

5 TIPS “HOW TO SURVIVE BEING A DENTAL STUDENT”
Oleh : Hafidha suhaila (2016)

Menjadi mahasiswa identik dengan tugas yang banyak, tingkat kemandirian dan kedewasaan harus semakin bertambah, setumpuk beban pikiran yang terus menggunung, juga kewajiban yang semakin besar.
 Tidak terbohongi pula dengan beban biaya kuliah, dan masalah pribadi lainnya. Jujur saja, Tidak ada cara lain selain menjadi tangguh, terutama pula untuk mahasiswa dan mahasiswi kedokteran gigi yang spesifikasi beban dan pembiayaan hal sehari hari termasuk dalam katagori ‘harus benar benar kuat’. Dengan banyaknya beban dan juga tuntutan yang besar, bagaimana caranya agar dapat terus kuat untuk survive menghadapi kehidupan di FKG?
ini nih, sedikit tipsnya..

Pertama, teguhkan niat dan ingat kembali mengapa kita memilih jurusan ini.
 Alasan alasan dan semangat lama, jangan pernah dilupakan. Mungkin dulu seseorang mahasiswa FKG sangat bersemangat kuliah karena bercita cita ingin menyembuhkan orang yang kesakitan karena giginya infeksi, atau ingin membuka klinik gigi yang bagus sehingga dapat menolong orang banyak. Tentu saja kekuatan motivasi itu sangat berpengaruh dalam menggerakkan hati seseorang. terasa berat atau tidaknya sesuatu juga berdasarkan sudut pandang masing masing pula. Intinya, teruslah bersemangat.

Kedua, jangan lupakan jasa orang tua.
 Ketika mulai jenuh dan capek dengan segala rutinitas, ingat kembali, orang tua yang berusaha keras untuk bisa membuat kita belajar dan menuntut ilmu di fakultas ini. Meskipun terkadang hasil tidak sama dengan yang kita rencanakan setidaknya jangan pernah berhenti berusaha untuk memperoleh hasil yang terbaik demi orang tua. Percayalah, hasil tidak akan mengkhianati usaha, mungkin tidak sekarang, namun nanti sebentar lagi.

Ketiga, jangan lupa ibadah dan selalu berdoa kepada Allah.
 Ketika berusaha dan menghadapi segala permasalahan di bangku kuliah dan dimana saja, jangan lupa untuk mendekati diri kepada Allah, karena dengan begitu hati dapat menjadi lebih tenang dan lebih siap untuk menghadapi segala kondisi. juga mintalah semuanya kepada Allah, karena hanya pada Allah lah sebaik baik tempat meminta.
“Berdoalah kepada-ku. Niscaya akan kuperkenankan bagimu…” (surah Al Mu’min (40) ayat 60)

Keempat, atur strategi keuangan dan belajar.
 Sudah menjadi rahasia umum, barang barang kebutuhan di FKG sangat lah mahal, karena itu tidak ada salahnya untuk menabung dari awal, atau memulai berjualan barang barang ringan kepada sesama mahasiswa, sehingga kebutuhan kebutuhan untuk membeli alat bisa sedikit lebih ringan. Dan yang terpenting adalah menjaga barang barang pribadi seperti halnya barang skills lab, ukurannya yang dominan kecil tentu mempersulit pencarian apabila barang tersebut hilang, dan kemudian jangan lupa membersihkan peralatan peralatan yang sudah dipakai agar tidak cepat rusak. dan jangan dibiarkan berceceran.

Kelima, yakinlah kuliah di FKG tidak akan menghalangi hobi hobimu.
 Hobi seseorang terkadang harus kandas dan tidak bisa dikembangkan karena alasan kesibukan dan susah untuk mendapat waktu yang tepat. Semisalnya, hobi berbelanja, hobi bermusik, hobi membuat cerita cerita menarik, hobi berorganisasi atau bahkan talenta yang lebih luar biasa lainnya. Terkadang kita merasa cepat lelah dan jenuh dengan semua aktivitas. Fokus utama tentu saja adalah kuliah, namun jangan lupakan hobi itu ada untuk membuat hidup menjadi lebih indah, kembangkan potensi, jangan ragu mengikuti seminar, panggung teater ajang pentas atau perlombaan perlombaan sesuai dengan kesukaan masing masing pribadi jika memungkinkan. coba atur ulang waktu waktu yang terpakai untuk menyenangkan diri, dengan demikian kita akan merasa lebih senang dan bahagia ketika kita menjadi anak FKG.

Semoga bermanfaat,,



Posted by Unknown

SEBENING AIR MATA

juara 3 Ayo menulis BEM FKG Unsyiah

SEBENING AIR MATA
By: Hariyati  (2016)

Mata yang sudah tak elok dilihat
Wajah yang sudah lelah
Bahkan tangan yang lunglai
Demi tulisan yang menjadi seperti bangunan reot kayu tua

          Waktu demi waktu
          Tahun demi tahun
          Bulan demi bulan
          Minggu demi minggu

Hari demi hari
Jam demi jam
Menit demi menit
Bahkan
Detik demi detik

        Kertas putih yang sobek
        Air mata yang terus mengalir
        Apa dia harus berhentiiiii

No!!
It”s not time to stop it!
Tapi dia memiliki 2 baja dalam hidupnya
Ridha ilahi dan ridha ayah dan ibu nya

       Barangkali orang tua lalui paceklik
       Pada sebuah gurun bermula
       Menumpahkan keringat yang tak sedikit
       Banting tulang tanpa kenal

Apa itu senja
Apa itu petang
Yang ia tau hanya “anakku berjaya”

       Pada sepertiga langit berwarna jingga
       Satu malam yang sunyi nan khusyuk
       Sembunyi rasa harap kepada Sang Al Mujib
       Harap sang buah hati beruntung

Gol dalam segala pilu kesah yang menghadang
Tertegun heran mengingat itu
Tak sadar ia ucap

       I-i-i-b-u-u
      A-a-a-a-y-a-a-h-h
      Y-a-a il-aa-h-ii R-r-a-a-b-b-i-i

Menangis dia pada Sang Maha di ujung malam
Pada malam yang hana nan naïf
Derit pilu pun dimunajatkan pada Sang langit jingga
Hingga dia lupa akan pilu kesah
Hatimu bergemuruh didengar Sang Langit Jingga

      Angkuh disobek sang malam
      Awalan yang klop menginjak bait yang pedas
      Terima saja apa yang dituai
      Tak sudah dari keinginan yang tak waras

Lepas setahun lebih, dia suarakan ambisi kepada Sang Maha
Yang dituangkan dan dituntun tahajud
Sepertiga langit jingga
Bergejolak dihantam harap dan surut di gulung ragu

      Lebih satu per seratus abad
      Ia lipat rapi terai bertekuk lutut atas segalanya
      Langit selalu member isyarat
      Kepada yang dipuja

Tapi, harus merela
Digandeng di bawah sendunya senja
Hingga akhrinya menggayuk kemakbulan

     Di ujung bait
     Bandingkan
     Pahit pada segelas kopi tanpa seduhan gula
     Dengan harapan yang dilumuri pekatnya kecewaan
    Hingga akhirnya tetesan air mata menjadi emas, perak

Never give up!
You are the winner!

Posted by Unknown

Kesan-Kesan #Baksosnas2013

Oleh: Ridha Rosmarna Dewi



Assalamu’alaikum wr.wb...


Saya mewakili teman-teman angkatan 2012 sangat berterima kasih kepada panitia yang telah sudi kiranya mengikut sertakan kami dalam acara BAKSOSNAS 2013. Ini merupakan suatu penghormatan dan penghargaan yang sangat besar bagi kami. Banyak pengalaman dan pelajaran yang kami dapatkan dari kegiatan ini diantaranya kami merasakan indahnya persaudaraan, indahnya ukhwah islamiah, indahnya kebersamaan, indahnya berbagi. Dari kegiatan ini juga kami mengerti arti disiplin, arti betapa berharganya waktu karena setiap kegiatan  kami baik makan, mandi, bahkan tidur sangat dibatasi oleh waktu. Kami tidur di ruang yang bahkan sangat kecil untuk puluhan peserta dengan kamar mandi sumbat yang juga hanya ada satu untuk puluhan peserta, bisa dibayangkan betapa menderitanya kami pada saat itu. Namun semua penderitaan itu terbayar dengan sambutan hangat warga gampong Ule Glee, yang menyambut kami dengan senyuman ramah yang mampu menghapus semua kelelahan dan penderitaan yang kami rasakan. Kami juga sangat kagum kepada anak-anak gampong Ule Gle terutama anak-anak didik kami ketika penyuluhan DHE. Mereka sangat cepat menangkap apa yang kami jelaskan bahkan mereka sangat aktif menunjukkan siapa dirinya. Dalam waktu singkat kami dan mereka telah akrab dan kami merasakan telah menemukan sosok keluarga baru. Kemudian ada salah satu dari adik-adik penyuluhan yang memanggil saya dengan sebutan  “ibuk”, saat itu saya langsung menahan rasa senang dan sedih, senang karena saya dipanggil ibuk yang berarti dalam pandangan mereka saya telah sukses menjelaskan seperti guru-guru mereka di sekolah, di lain sisi saya merasa sedih apakah wajah saya terlalu tua sehingga adik-adik lucu itu memanggil saya dengan sebutan “ibuk”.

Selain itu hal yang sangat berkesan adalah mendaki tanjakan yang lumayan tinggi untuk menuju rumah-rumah warga untuk melakukan home visit. Ketika kami melakukan home visit, mereka berpikir kami adalah dokter-dokter muda yang melakukan pemeriksaan ke rumah-rumah mereka, bahkan ada diantara mereka memanggil kami dokter, ketika mendengar kata-kata itu semangat pengabdian kami kepada masyarakat semakin berkobar, keringat-keringat yang mengalir seakan mengering, dan senyum-senyum kami pun merekah. Hidup PSKG...! Hidup PSMKGI...! Sepanjang jalan pulang dari rumah warga saya khususnya merasa sedih karena harus meninggalkan pemukiman dan dayah karena kenangan manis yang telah terukir indah dalam waktu yang begitu singkat, saya seakan-akan merasakan inilah keluarga saya, inilah kampung halaman saya. Namun kesedihan itu lagi-lagi terbayar oleh adik-adik lucu. Sepanjang kepulangan kami ke penginapan mereka melambai-lambaikan tangan sambil berlari-lari bersorai-sorai “dadaah... dadaah...” layaknya kami adalah segerombolan artis kota yang masuk desa. Ya semua kenangan dan pelajaran ini akan terus kami kenang hingga kami benar-benar menjadi seorang dokter bahkan setelah itu.

Pesan kami semoga BAKSOSNAS ke depannya lebih lancar dan lebih sukses dari sebelumnya, semoga persaudaraan yang telah terukir antara kita semua  baik delegasi dengan delegasi, delegasi dengan panitia, delegasi dengan peserta, panitia dengan peserta, peserta dengan peserta, delegasi dengan warga, panitia dengan warga, bahkan peserta dengan warga tidak hanya terjalin pada kegiatan BAKSOSNAS 2013 ini. Salam pengabdian!

Minggu, 07 Juli 2013
Posted by Himakagi Unsyiah

Ikan Tepung Peningkat Intelegensia

Kontributor: Risa Rahma Putri

Ini hanyalah catatan yang berisikan pikiran dua anak manusia *takperlumenyebutkannama* yang sedang dilanda kerisauan dalam mencari dan mentransletekan bahan kedalam bahasa ayah ibu mereka.
sedikit cerita dibawah ini pernah terjadi dalam keseharian mereka. Makanya cerita ini dipublish.. mencegah penyalahgunaan alat hingga menjadi seperti ini. Agegegegee :D
yaaah.. catatan ini masih jauh dari kesempurnaan. Maka dari itu, sangat diharapkan saran tapi tidak kritik untuk catatan ini. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu membaca catatan ini.

Beli ikan dipasar, tawar dengan harga semurah mungkin.
Toh ini juga untuk meningkatkan intelegensia anda. bawa pulang ikan kerumah, usahakan bersihkan sendiri.
bersihkan ikan dengan menggunakan NaOCl 2.5 % untuk membersihkan kotoran dan darah yang menempel.  Kemudian Jika anda kesulitan dalam mem”pesiang” dan memotong ikan dan sekawanan pisces lainnya dengan menggunakan pisau biasa, coba pergunakan scalpel dengan mata pisau no 12 karena berdasarkan pengamatan mereka berdua, alat itu lebih cocok dan akan menghasilkan irisan daging yang bagus, lembut strukturnya dan lebih kenyal.. potong ikan diatas mixing slab. Nah selanjutnya jika anda kebingungan ikan-ikan yang telah dipesiang mau dibawa kemana, ayo coba resep dari mereka berdua. Ikan tepung gipsum tipe 3.. warnanya biru boo.. Nah ikan-ikan yang udah dipotong-potong menjadi beberapa bagian tadi, coba masukkan ke dalam larutan garam made in japan (yang biasa dipake untuk cairan fixer).. biar ga amis. Pake jeruk nipis uda ga jaman lagi..
kemudian setelah 2 menitan gitu, sediakan bowl dan spatula serta tepung bumbu yaitu gips tipe 3. Masukkan air terlebih dahulu kedalam bowl, kemudian baru masukkan gips tipe 3 sesuai selera. Aduk selama 3 menit menggunakan spatula.. setelah itu jika tepung dirasakan sudah bewarna biru langit, maka masukkan ikan-ikan tadi..  usahakan tepung merata pada seluruh tubuh ikan. nah selagi memasukkan ikan dalam tepung, siapkan ner baken yang di panaskan di atas lampu spiritus yang menyala. Nyala api sedang aja(macam bisa diator –“) . Tuangkan cairan developer secukupnya untuk menggoreng ikan..
Selagi menunggu cairan developer memanas, lanjutkan menyelimuti ikan dengan tepung sebelum ikannya hidup lagi. 3 menit kemudian masukkan ikan yang telah dilumuri tepung kedalam ner baken. Masukkan satu persatu. Sekalian boleh juga jika ukuran nier baken memungkinkan. Bolak balikan ikannya menggunakan spatula. Selagi menunggu ikan matang, siapkan sambalgam lado. Ambil kapsul yang berisikan bumbu-bumbu dapur. Letakkan didalam blendermator. Setting waktunya 10 detik. Setelah 10 detik buka kapsul dan pastikan bumbu telah tercampur sempurna.
Kira-kira ikan yang tadi di goreng pasti udah matang. Segera angkat.. angkat terlebih dahulu ikan yang telah bewarna biru sedikit kecoklatan. Yaa, kayak langit biru pas matahari terbenam. Sunset. Tau sunset gak? Ga tau? Ndesoo.. ndeso reamer!

Angkat ikan-ikan tadi, dan hidangkan dalam cawan petri. Ikan siap untuk dimakan.
berikut ada tambahan variasi. untuk bumbu variasi pertama, kapsul di atas tadi di buka dan isi kapsul tadi dituangkan di atas ikan. 
variasi kedua, tuangkan bumbu dalam kapsul ke dalam dappen glass. Kalau mau makan, ikan tadi di colek di bumbu di dalam dappen glass.
untuk penutup, sediakan puding yang dibuat dari campuran akrilik dan liquidnya yang dimuat dalam cucing bertutup. Aduk akrilik tadi dengan semen spatel plastis. Aduk kira-kira hingga viskositasnya dirasakan cukup.
selamat menikmati.

  
Salam hangat,
mahasiswi -labil removable dan narsis kronik  supuratif  serta narsis akut removable memadat-


Kamis, 25 April 2013
Posted by Himakagi Unsyiah

CI LUP BA Blok Baru! Seragam seragam?

Blok baru sudah dimulai ni... masing-masing angkatan pasti punya cerita sendiri menghadapi "perang" berikutnya. mungkin ada yang menyiapkan senjata pamungkas khusus, lecron anti baja, sonde pencakar bumi? hihi whatever lah! :-p
yuk, mari kita baca celotehan mereka!

Tjut Aqhsa Annatasya (Blok 4)-kesan pesan masuk blok 4..... mmmh apa yaaa? belum kerasa kerasa banget sih karena baru aja masuk blok 4. Tapi karena blok 4 merupakan blok "ILMU KEDOKTERAN GIGI DASAR" pasti perasaannya deg-degan karena kan dasar dari semua cabang ilmu kedokteran gigi ya ada di blok 4 ini. Kesan pertama liat jadwal mungkin ya... Lumayan 'hening' juga sih karena ternyata jadwalnya cukup padat dan banyak banget bahasan yang dipelajarin itu bukan bahasan yang pernah di pelajarin waktu SMA, tapi diantara perasaan hening yang ga ada maksudnya itu terselip perasaan seneng juga "Finally, belajar ilmu yang sangat menjurus". Kalo denger dari kakak dan abang leting sih katanya blok 4 tuh blok galau, tapi saya sendiri belum tau galaunya dimana karena sejauh ini saya belum nangis nangis dibawah shower gara gara galau gabisa nemuin gigi nomer 37 (LOL) skip. Tapi feeling saya sih kedepannya blok 4 ini pasti bakalan seru banget karena pelajarannya yang lebih menjurus dan teorinya disertai praktikum dan skill lab juga, beda sama blok sebelumnya yang udah saya lewatin. Ya semoga aja saya bisa melalui blok 4 ini dengan baik dan benar terus nilainya bagus hehhee."



Muhammad Reza Kamal (Blok 8)- Setelah perjalanan dari blok pertama, sekarang saya sudah sampai blok 8 yaitu belajar tentang pedodonsia. Banyak hal yang telah dilewati dari pertama blok, nah yang paling berkesan di sini dalam proses perjalan belajar saya yaitu blok 5, 6 dan 7 dimana saya tutorial dan skillab bersama orang2 yang sangat berharga bagi saya yaitu kawan2 dekat saya. *hihi

Sekarang saya sudah masuk blok 8 yaitu belajar tentang tumbuh kembang anak, nah blok ini saya yakin juga bakal tidak kalah berkesannya dengan blok sebelumnya karena pada blok ini kita akan tau banyak hal tentang pertumbuhan anak, psikis anak, perilaku anak dsb. Blok 8 ini termasuk blok yang sangat menantang bagi saya sendiri,  dimana kita dibimbing oleh dosen yang sangat tegas dan kita memang diwajibkan mengerti semua akan hal yang dipelajari, dan saya rasa memang sudah kewajiban kita untuk belajar dengan giat. Kata kawan2 juga blok ini sangat menyeramkan,  yaitu karena tidak toleransi dalam penilaiannya.  Jadi tidak ada hal yang bisa dibantu dalam blok ini kecuali memang dari diri kita sendiri.  Ya tapi diblok ini kita didukung oleh jadwal yang tidak begitu padat seperti blok 5 dan 6  sebelumnya. Walaupun kita di dukung oleh jadwal yang tidak begitu padat, bukan berarti kita mempunyai waktu dalam hal bermain.  Saya pribadi, memang sudah sangat berkurang waktu bermain terutama kumpul sama teman2. S aat ini saya juga dipercayai bergabung dalam organisasi himpunan yaitu HIMAKAGI. Pada blok ini saya harus pandai membagi waktu antar belajar, organisasi dan bermain, itu merupakan hal yang sangat sulit bagi saya, namun pada kesempatan ini saya akan mencoba untuk menjadi lebih baik dalam hal apa saja.  Kesan yang sangat menyenangkan bagi saya pada blok ini yaitu karena adanya skillab sefalometri,  dimana kita mentracing sefalogram dan nantinya kita akan menentukan titik2 dan sudut2 pada craniofacial. Ya disini saya sangat hobi dalam menggambar sejak dari kecil, walaupun sebenarnya saya juga tidak terlalu mahir dalam menggambar.  Nah mencoba untuk lebih menikmati pada saat skillab. Disini juga kita mereview pengetahuan kita tentang anatomi kepala.  Ya intinya pada blok ini kita harus belajar dengan giat, pandai memanage waktu agar blok 8 ini lulus dengan nilai yang sangat memuaskan. Sekian"


Risa Rahma Putri (Blok 12)-Ujian penyakit mulut dalam blok 11 pada tanggal 5 April terlewati sudah. Dan eng-ingg-engg, selamat datang blok 12 dengan tema yang sama, oral surgery dan oral medicine. Karena sesungguhnya kita itu dituntut untuk lebih baik dari hari kemarin agar tidak menjadi orang merugi, maka kalau ditanya perasaan saya kala itu, adalah sangat semangat menyambut kedatangan blok 12 ini, selayaknya semangat mahasiswa saat menyambut liburan akhir semester. Semangat untuk lebih baik lagi dalam dunia per-tutorial-an (?), dunia skills lab, dan dunia lainnya. Semangat untuk menambah ilmu yang belum dipelajari sebelumnya. Tapi Saat buku BPKM (Buku panduan kegiatan mengajar) dan BPSL (Buku panduan skills lab) ditangan, maka yang terjadi bukan membaca dulu blok ini bakal membahas apa saja, melainkan mata ini akan jelajatan melihat halaman terakhir buku yang berisikan jadwal blok. Tentunya melihat apakah jadwal blok ini banyak libur :D

Untuk jadwal perkuliahan di blok 12 ini juga tidak banyak yang berubah dan tidak ada yang ditambah dari blok sebelumnya, tetap ada namanya diskusi tutorial 1 dan 2, skills lab dua kali/minggu, kuliah pakar, pleno, reinceforment juga tak lupa mandiri terstruktur. Tapi yang harus di bold juga di garis bawahi kalo perlu di italic-kan (juga) disini semangat + kerajinan untuk menambah ilmunya harus ditambah.

Tidak perlu stress yang berlebihan dalam belajar. Juga tidak perlu merasa berat untuk menjalani perkuliahan. Yah, walaupun tidak senikmat coklat, anggap aja belajar dan kuliah itu senikmat mie ramen atau apapun kesukaan anda. Jadi ya, tetap menikmati aja masuk blok 12 ini. Apalagi sudah dikatakan sama dokternya, kita akan bersenang-senang di blok ini. Perlu diperhatikan, arti senang-senang disini bukanlah proses belajar mengajar akan diganti tempat ke pantai lhokme. Juga yang baru memasuki blok 8 dan  blok 4, ga perlu stress-stress mikirin belajar. Lihat nih senior-senior kalian yang sebelumnya juga pernah menempati posisi kalian, asal sabar dan mau berusaha insya allah kalian akan sampai juga ke posisi kami sekarang. 

Karena kampus kita punya 14 blok yang harus diselesaikan untuk mendapatkan eskage, maka berada di blok 12 sekarang ini juga sedikit deg-deg-ser sih. Berarti langkah menuju pembuatan proposal, seminar, penelitian hingga pembuatan skripsi itu sudah didepan mata. Buat teman-teman seperjuangan 2010, ayo sudah bisa nih untuk memikirkan langkah kita kedepan nantinya bagaimana, akan mengambil bidang apa untuk penelitian dan skripsi, dan tentu saja menargetkan untuk segera selesai awal januari 2014 nanti, bersama-sama, amin!"
Nah, itu tadi curahan beberapa mahasiswa KG Unsyiah menghadapi blok baru ini... Gimana dengan kamu? silakan komen di bawah ya! ^^ (hz)
Selasa, 16 April 2013
Posted by muhammad hamzah

- Copyright © BEM Fakultas Kedokteran Gigi Unsyiah -- Blogger - -